THE MATERIAL
FOR KDPD’S SUBJECT
A.
The Characteristics of Primary Age
Students in Learning Language
1.
Faktor
yang MempengaruhiAnak Belajar Bahasa
a. Faktor Biologis
- Anak- anak memiliki
kelenturan otak yang lebih baik dibanding orang dewasa, karena pada masa ini
disebut dgn critical sensitive period hypothesis. kelenturan otak ini dapat
mempengaruhi otot-otot alat bicara. Selain itu, Anak- anak memiliki LAD ,
language acquisition Device yang memberikan sarana kepada anak untuk mengolah
ungkapan yang didengar dalam lingkungannya sehingga mereka dapat mengkonstruksi
sistem
b. Faktor Kognitif
àseseorang memepunyai kemampuan
berfikir secara abstrak tentang bahasa dalam mengkonsepkan, menggeneralisasikan
linguistik, mengkonstruksi dan mengerti teori- teori bahasa
c. Faktor Afektif (emotional of students)
-
Anak
tidak merasa takut dalam mempelajari bahasa sasaran karena belum paham
sepenuhnya
-
Anak
mempunyai kapasitas empatik yang lebih besar
-
Anak
mempunyai motivasi integratif yang kuat untuk belajar bahasa
-
Pembelajaran
otak secara natural memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, spontanitas, dan
tidak malu
d. Faktor Psikomotorik
-
Menguasai
fonemik bahasa kedua karena trampil
dalam pengucapan
2. The characteristic of primary age students in learning language
a. Menginterpretasikan arti dari satu
kalimat tanpa harus mengetahui arti setiap kata dalam kalimat lengkap
b. Dapat menebak arti suatu ucapan/
ujaran melalui intonasi dan isyarat
c. Bisa dengan cepat diajak
berkomunikasi dalam bahasa Inggris sederhana, tidak merasa ma;u dan takut salah
d. Memiliki kemampuan terbatas untuk
menggunakan komponen bahasa secara kreatif (karena mereka senang belajar sambil
bermain)
e. Sering belajar secara tidak langsung,
Misal dengan mendengarkan cerita / dongeng (tidak harus belajar grammar secara
khusus)
f.
Suka sesuatu yang bersifat fun
g. Dapat dengan cepat merespon suatu kata (Vocab/
single word)
h. Mudah mngertikonsep yang kongkrit
i.
rasa ingin tahu yang besar
j.
Aktif berbicara, bergerak tidak bisa diam,
tetapi memiliki daya konsentrasi yang singkat/ rendah (short attention and
span)
3.
The
Problems of Primary Age students in Learning Language
a. Physic problems
b. Social problems (environment at
school and at home)
c. Psychology problems
d. Language intelligence of students
4.
The
policies of Indonesia about learning language for Primary age Students
a. The History of Indonesial
policies
1.
Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang
diikuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990 tentang Pengembangan Sumber
Daya Manusia.
àPengembangan sumber daya manusia
dalam dunia pendidikan, yakni dalam bentuk pengembangan dan peningkatan
kualitas kemampuan (kompetensi) dan keterampilan guru, siswa, serta tenaga
kependidikan yang terkait
2. Kebijakan Depdikbud Republik
Indonesia Nomor 0487/14/1992 Bab VIII yang menyatakan bahwa sekolah dasar dapat
menambah mata pelajaran dalam kurikulumnya, dengan syarat pelajaran itu tidak
bertentangan dengan tujuan pendidikan nasional
3.
Surat
Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 060/U/1993 Tanggal 25
Februari 1993 tentang Dimungkinkannya Program Bahasa Inggris Diajarkan Lebih
Dini sebagai Satu Mata Pelajaran Muatan Lokal.
à Mata pelajaran ini dapat dimulai
pada kelas empat sekolah dasar sesuai anjuran pemerintah. Munculnya muatan
lokal ini berawal dari pertimbangan bagaimana cara mengatasi anak-anak yang
putus sekolah.
4. Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia (PPRI) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu
diketahui bagaimana posisi mata pelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar. Dari
kerangka dasar dan struktur kurikulum yang ada saat ini dapat dilihat Pasal 7
Ayat 7 bahwa pelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar termasuk kelompok mata
pelajaran estetika. Mata pelajaran bahasa Inggris yang termasuk mata pelajaran
muatan lokal memerlukan kegiatan bahasa yang relevan dengan tingkat
pembelajarannya.
5. Kebijakan tahun 2006 yang perlu
diketahui berkaitan dengan mata pelajaran muatan lokal adalah Peraturan Menteri
Nomor 22 Tahun 2006 Tanggal 23 Mei 2006.
àMuatan lokal merupakan kegiatan
kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan
potensi daerah, termasuk keunggulan daerah yang materinya tidak dapat
dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Menurut kebijakan ini, substansi
muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan dan jam mata pelajaran muatan
lokal yang dialokasikan dua jam, yaitu berarti 2 x 35 menit. Selain itu, dalam
peraturan menteri, mata pelajaran muatan lokal diprogramkan di kelas empat,
lima, dan enam sekolah dasar.
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan
Dasar dan Menengah. Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKLSP)
dikembangkan berdasarkan tujuan setiap satuan pendidikan.
àMata pelajaran bahasa Inggris di
sekolah dasar mencakup tujuan sebagai berikut. (1) Mendengarkan, yaitu memahami
instruksi, informasi, dan cerita yang sangat sederhana yang disampaikan secara
lisan dalam konteks kelas, sekolah, dan lingkungan sekitar. (2) Berbicara,
yaitu mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan
transaksional yang sangat sederhana dalam bentuk instruksi dan informasi dalam
konteks kelas, sekolah, dan lingkungan sekitar. (3) Membaca, yaitu membaca
nyaring dan memahami makna dalam instruksi, informasi, teks fungsional pendek,
dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana yang disampaikan secara tertulis
dalam konteks kelas, sekolah, dan lingkungan sekitar. (4) Menulis, yaitu
menuliskan kata, ungkapan, dan teks fungsional pendek yang sangat sederhana
dengan ejaan dan tanda baca yang tepat.
7. Selain kebijakan yang sifatnya
nasional seperti yang disebutkan di atas, ada pula kebijakan yang bersifat
regional dan institusional. Kebijakan semacam ini biasanya diambil oleh
pimpinan atau kepala sekolah setelah dirapatkan dengan staf guru atau komite
sekolah. Mata pelajaran muatan lokal seperti pelajaran bahasa Inggris di
sekolah dasar merupakan wewenang sekolah untuk menentukan apakah mata pelajaran
bahasa Inggris perlu diberikan di sekolahnya. Jika diperlukan dimulai pada
kelas berapa dan seminggu berapa jam. Apabila sudah ada keputusan, maka
diperlukan persiapan yang cermat, yaitu berkaitan dengan tenaga pengajar dan
bahan ajarnya.
5. The role and qualification of teacher
in learning language for primary age students
The role of teacher:
The qualification of teacher:
6. The method in teaching english language
for primary age students
![]() |